Home » Sejarah SMA Negeri 1 Sajira

Komentar Terbaru

    Sejarah SMA Negeri 1 Sajira

    PROFIL SMA NEGERI 1 SAJIRA

    I. Identitas Sekolah
    SMA Negeri 1 Sajira berdiri sejak tanggal 1 Juli 1994 di bawah pengelolaan SMA Negeri 2 Rangkasbitung. Pada tanggal 4 Desember 2007 mendapat SK Bupati Nomor: 420.4/Kep.377/Disdik/2007 yang berlaku pada SMA Negeri 1 Sajira diserahterimakan dari Pjs Kepala SMA Negeri 2 Rangkasbitung kepala Kepala SMA Negeri 1 Sajira. Sejak tanggal 11 Juni 2008, SMA Negeri 1 Sajira memiliki bangunan gedung sekolah yang terletak di Jalan Raya Cipanas KM. 17 Kampung Karoya Desa Mekarsari Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak. Di tempat ini SMA Negeri 1 Sajira mulai berbenah diri dari berbagai sektor dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. SMA Negeri 1 Sajira dikenal dengan kampus EMAS. EMAS mempunyai makna: Elegan, Berpikiran Maju, BerAkhlak, Berbadan dan berjiwa Sehat. Pengertian ini memberikan makna bahwa SMA Negeri 1 Sajira merupakan sekolah yang memiliki suasana yang kondusif dan nyaman. Juga unggul dalam prestasi baik secara Akademik maupun Non Akademik.

    II. Letak Geografis SMA Negeri 1 Sajira
    SMA Negeri 1 Sajira cukup strategis yang berada dipinggir Jalan Raya Cipanas. Ini juga didukung pula oleh lahan yang cukup luas sehingga memungkinkan untuk terus dikembangkan dan ditata menjadi sekolah yang Besar dan Mandiri. Sarana transportasi yang lancar dan cukup memadai sebagai daya dukung yang lain dalam pengembangan sekolah menjadi semakin strategis dan memiliki mobilitas yang tinggi dalam pengembangan sekolah yang mengacu kepada alam sekitar.

    III. Sosial Budaya
    Kepercayaan masyarakat terhadap kebenaran sekolah relatif cukup besar karena secara umum masyarakat masih menilai sekolah adalah salah satu tempat pengembangan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Namun kepercayaan masyarakat untuk menitipkan putra putrinya untuk dididik di sekolah belum diikuti oleh perhatian yang cukup besar dalam mengawasi perkembangan putra putrinya sehingga beban sekolah bertambah besar yang memuat semua permasalahan kesiswaan harus bermuara atau diselesaikan oleh sekolah tanpa peran aktif orang tua siswa atau masyarakat.

    IV. Sosial Ekonomi
    SMA Negeri 1 Sajira cukup berpotensi untuk berkembang mengikuti alur globalisasi dan tantangan masa depan yang menjadikan sekolah unggulan dan pilihan masyarakat. Namun, harapan itu tidak akan menjadi sebuah kenyataan apabila tidak ada dukungan dari semua pihak yang terkait secara bersama-sama terutama masyarakat pengguna jasan sekolah (orang tua). Dukungan finansial adalah sumber utama dari kontribusi yang diharapkan sekolah dari dari orang tua siswa. Tanpa itu, kemampuan sekolah tidak akan berkembang. Melihat dari kenyataan yang ada, belum semua orang tua memiliki kesadaran itu dikarenakan latar belakang dan kondisi sosial ekonomi orang tua yang berbeda dan berkemampuan finansialnya relatif menengah ke bawah.